Tuesday, January 20, 2015

Halo Sobat rnf, pagi ini rnf akan share tentang cara install drobear pada debian. yuk capcuss

Installasi Dropbear Pada Debian

1. ketikkan perintah apt-get install dropbear
2. kemudian ketikkan perintah nano /etc/default/dropbear
3. pada bagian






4. ubah menjadi seperti ini 







5. lalu restart dengan mengetikkan perintah service dropbear restart atau /etc/init.d/dropbear restart
Ya kawan-kawan semua kali ini ane akan share tentang cara membatasi hak akses pada ssh :D. Seorang administrator jaringan pasti sangat peduli dengan keamanan sistemnya. Salah satu cara mengamankan sistem adalah membatasi akses shell oleh user. Pembatasan bisa berupa memberi user shell khusus yang sangat terbatas kemampuannya atau tidak memberikan user shell sama sekali. Lalu apa yang bisa dilakukan oleh user jika akses shell saja ditolak ? Tanpa shell saja seorang user masih bisa menggunakan akunnya untuk melakukan ssh tunneling. Yup mari kita lakukan sekarang 

Membatasi Hak Akses user SSH

1. Buka Putty dan akses ssh kawan-kawan semua
2. Buat user baru dengan mengetikkan useradd coeg -s /bin/false seperti gambar




Hasil dari perintah diatas adalah terbentuknya user namauser tanpa akses shell. Sehingga ketika user mencoba mengakses shell misalnya via telnet user tersebut akan langsung disconnect dari server.
Halo agan-agan semua :D. Kali ini akan membahas tentang port ssh. Ada yang belum tahu ssh, jika belum klik link ini. SSH biasa digunakan untuk internet tanpa FUP(fair usage policy/batas pemakaian) di indonesia. Port SSH yang biasa digunakan di Indonesia adalah 22,109,143,443 karena memang support untuk ISP di Indonesia. Ane rasa cukup segitu penjelasannya. Sekarang ikuti tutorial untuk menambah port SSH berikut. Ini untuk Debian lo, kalo untuk CentOS ane belum tahuu gan :D.


Menambah Port SSH di Debian

1. Akses VPS agan lewat putty.
2. Ketikkan apt-get update untuk update package Debian.
3. Lalu ketik apt-get install nano.
4. Ketikkan lagi nano /etc/ssh/sshd_config maka akan muncul command seperti berikut











Di situ tertera port 22 yang berarti port ssh masih 1 yaitu port 22
5. Untuk menambah portnya tinggal ketikkan lagi
Port 143
Port 443 dst seperti pada gambar berikut










6. Lalu pencet tombol ctrl+x enter lalu y enter
7. Restart service ssh dengan ketikkan serice ssh restart
FTP adalah komputer yang merequest koneksi ke ftp server untuk tujuan tukar menukar file, setelah terhubung dengan ftp server maka client akan dapat mendownload, meng up-load, merename, men delete, dll. Sesuai dengan permission/ijin yang diberikan oleh FTP server.

1.      Install dengan mengetikkan perintah 
   apt-get install proftpd
2. kemudian kita buka ftp client seperti gambar di bawah, misal saya menggunakan filezilla
3. Selesai :D
1.       apt-get install apache2
2.       Setelah proses instalasi selesai biasanya service apache2 langsung running.
3.       Sekarang test di web browser dengan mengetikkan http://192.168.20.1
4.       Jika muncul seperti gambar, berarti install web-server success


1.       Ketikkan apt-get update untuk mengupdate package debian
2.       Lalu ketikkan apt-get install isc-dhcp-server seperti gambar lalu enter















3.       Ketikkan nano /etc/dhcp/dhcpd.conf untuk setting dhcp server
4.       Setting seperti pada gambar















5.       Tekan  ctr+x lalu ketik y dan enter
6.       Restart dengan ketikkan service isc-dhcp-server restart
7.       Dan SELESAI
1.  Buka terminal
2.  Ketikkan nano /etc/network/interfaces, maka akan muncul commond seperti gambar

3.   Setting IP seperti pada gambar














4.  Lalu gunakan tombol ctrl+x lalu ketik y dan enter untuk menyimpan
5.     Lakukan restart agar settingan IP di aktifkan dengan mengetikkan ”service networking restart”
6.     Selesai






Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!